Berbuat Baik Berharap Dibalas Kebaikan, Boleh Gak Sih ?
Minggu, September 29, 2019
Mungkin diantara kita ada yang pernah mendengar pepatah "Air susu dibalas air tuba". Maksudnya adalah kebaikan dibalas dengan kejahatan. Siapa sih yang mau kebaikan yang dia udah lakukan eh malah dibalas kejahatan ? Pasti gak ada yang mau kan. Nah, jadi salah gak sih kalo kita berbuat kebaikan dan kemudian mengharapkan balasan kebaikan pula ?
Mari kita analisis lebih lanjut. Jadi, Menurut pendapat saya pribadi, kebaikan adalah kewajiban bagi setiap orang. Gak peduli dia itu dari latarbelakang manapun, gak peduli kaya atau miskin, tua atau muda. Semua orang wajib melakukan kebaikan. Masalahnya adalah, terkadang ada dari sebagian orang, enggan berbuat kebaikan karena beberapa faktor, salah satunya trauma. Dia trauma karena kebaikan yang ia perbuat pernah disalahgunakan orang lain, ia trauma karena kebaikannya malah dibalas kejahatan. ia trauma kebaikannya tidak pernah dihargai. Kalau begitu, bagaimana seharusnya?
Seharusnya kita tetap melakukan kebaikan dengan ikhlas tanpa mengharap imbalan, toh niat kita berbuat kebaikan kan pada dasarnya untuk memudahkan orang lain dan mengharap ridho dari Tuhan. Dibalas kebaikan syukur, gak dibalas pun gak masalah. Karena orientasi kita melakukan kebaikan bukan karena ingin dipuji, bukan karena ingin mendapat perhatian dari orang yang kita bantu. Oleh sebab itu, ubah niat awal kita dalam berbuat kebaikan maupun membantu orang. Niatkan iklas untuk membantu, dan niatkan karena ingin mentaati perintah Tuhan yaitu harus berbuat kebaikan kepada sesama.
Akhir kata, di dunia ini banyak orang baik. Jika kamu tidak menemukannya, jadilah salah satunya.
Salam super
Tips Mengelola Keuangan Bagi Anak Kos (Part 1)
Minggu, September 29, 2019

Sumber gambar : Google Images
Siapa yang enggak tau beratnya jadi anak kos. Hampir semua orang tau kalo jadi anak kos itu gak gampang. Hidup di kota orang, jauh dari kampung halaman, berjuang mencari ilmu atau nafkah. Semua dilalui demi membahagiakan orangtua dan keluarga di kampung.
Tapi, ada satu hal yang jadi momok menakutkan bagi anak kos. Yap! Tanggal tua. Kalo udah masuk tanggal tua mulai deh anak kos pinter-pinter puter otak gimana caranya tetep bertahan hidup sampe awal bulan alias sampe dikirimin uang dari orangtua. Mulai dari makan seadanya, pinjam uang sana-sini, cari kerja sampingan, sampe hal unik dilakuin contohnya masak mi instan di magic jar wkwk.
Ya itulah serba-serbi kehidupan anak kos. Tanggal muda foya-foya, tanggal tua hidup seadanya. Tapi enggak semua anak kos begitu ya. Ada juga anak kos yang pinter ngatur duit kiriman orangtua di awal bulan, sehingga di akhir bulan dia tetep makmur sejahtera. Nah kali ini gue mau share tips gimana sih ngatur keuangan khusus buat anak kos biar akhir bulan lo ga ngenes-ngenes amat. Simak tipsnya dibawah ini:
1. Nabung diawal

Kebanyakan dari kita nabung disaat akhir-akhir. Pas uang udah dibelanjain sana-sini, baru sisanya ditabung. Kalo gitu kita gak tau pasti apa uang yang kita belanjain itu bakal sisa apa engga nantinya buat ditabung. Kalo sisa pun, gak pasti kita tabung berapa. Nah, tips pertama ini adalah coba lo tabung dulu diawal uang yang lu terima di awal bulan. Coba konsisten setiap bulannya buat nabung diawal jadi lo gak ada yang namanya duit abis dulu sebelum sempet ditabung.

Nah, ini yang gak kalah penting. Coba deh buat anggaran supaya cashflow keuangan kalian tuh jelas dan terarah. Kalo ada anggaran kita gak bakal ngeluarin uang buat hal-hal yang gak bermanfaat karena kita berpedoman sama anggaran yang udah kita buat. Pastiin juga anggaran yang kita buat itu punya goals yang jelas ya!
3. Prioritasin Kebutuhan
/shutterstock_361384340Converted-5a6765dd23768400377f4c58.png)
Pernah gak sih kita dihadapin suatu pilihan yang berat. Bingung antara mau beli buku kuliah atau mau beli tas baru yang lagi ada diskon 50%. Kalo begitu mungkin kebanyakan dari kita bakal mikir, beli tas aja deh, mumpung lagi diskon, kapan lagi coba. Nah, ini jelas sebuah kesalahan guys. Bagi mahasiswa yang bijak, pasti akan mementingkan untuk membeli buku kuliah daripada membeli tas baru. Karena mahasiswa prioritasnya adalah belajar, pasti mereka membutuhkan yang namanya buku pelajaran untuk menunjang perkuliahannya. Soal tas, pake aja tas yang lama. Selama tas itu masih layak dipakai dan masih bagus, gaada salahnya buat dipake lagi.
So, itu dulu tips dari gue, next bakal gue bahas lagi di kesempatan lain.
See you!
SAYA KEMBALI
Minggu, September 29, 2019Welcome To My Blog!
Hai, apa kabar? Udah lama ya kita ga ketemu. Semoga kalian semua bahagia selalu. Selamat datang di blog gue. Disini gue bakal kembali sharing hal-hal yang (semoga) bermanfaat. Sering-sering berkunjung ya!. Thank you


